Bagi Perry, album terbarunya itu tidak hanya menjadi koleksi musik, juga berfungsi sebagai kenang-kenangan pribadi dari salah satu periode yang paling menantang secara emosional dalam hidupnya.
"Ini adalah cuplikan dari album dari masa sulit dalam hidup saya, bahwa saya mengubah sesuatu yang sangat sulit menjadi sesuatu yang sangat positif," ujar Perry.
"Seperti dua tahun lalu, saya tidak tahu apakah saya akan hidup. Dan sekarang saya hidup, saya bisa membawa kehidupan ke dunia," jelas Perry.

Perry juga berbagi beberapa kabar tentang album barunya yang akan datang. Dia menggambarkan album itu memiliki elemen dari album 2013 Prism, dan 2010 Teenage Dream, yang menghasilkan lima single Billboard Hot 100. "Ini seperti 75% Prism dan 25% Teenage Dream," imbuh Perry.
Seperti di banyak pesan dari lagu-lagunya, Perry mengatakan tujuan utamanya sebagai seorang seniman adalah untuk menjadi tempat yang baik untuk pesan yang berbeda dan menjadi cahaya bagi dunia.
"(Tujuan utama saya) adalah untuk membawa cahaya ke dunia ini dan ketika saya meninggalkan dunia ini, saya telah meninggalkan banyak cahaya melalui lagu-lagu ini," tandasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.