Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Curhat Pasien Radang Mata Takut ke Rumah Sakit saat Pandemi Covid-19

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 30 Mei 2020 |06:00 WIB
Curhat Pasien Radang Mata Takut ke Rumah Sakit saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi (Foto : Healthline)
A
A
A

Namun, menurut Silmi yang merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi Jakarta pun menjelaskan, pengobatan yang diberikan klinik dirasa kurang memuaskan. Tapi, menghindari rumah sakit jadi alasan dirinya sampai saat ini mengandalkan obat yang diberikan klinik.

"Kalau ditanya pengennya kemana, ya, maunya ke rumah sakit ditangani langsung dokter spesialis mata. Kalau 'dipegang' dokter spesialis kan kita bisa mendapatkan diagnosa dan pemeriksaan komprehensif," tambahnya.

Cemas

Lebih lanjut, Silmi merasa saat pemeriksaan mata yang dilakukan di klinik, dokter tidak begitu detail memeriksa. "Ditanya keluhannya saja tidak, jadi dokter lihat mata dan memberi diagnosa. Ya, saya sih inginnya pemeriksaan menyeluruh," keluhnya.

Sampai saat ini kondisi mata Silmi masih belum sembuh. Mengacu pada diagnosa dokter klinik, mata kirinya itu mengalami radang mata karena terjadi pembengkakan, bukan hanya merah dan berair.

Silmi pun berharap di New Normal nanti dirinya sudah bisa kembali berobat ke rumah sakit. "Ya, pengennya bisa sembuh sesegera mungkin, nggak nunggu sampai New Normal datang," pungkasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement