“Hasil ini menunjukkan bahwa sel permukaan mata termasuk konjungtiva rentan terhadap infeksi oleh SARS-CoV-2, dan karenanya dapat menjadi pintu masuk dan juga reservoir untuk penularan virus ini dari orang ke orang,” terang dr. Zhou dalam makalah MedRxiv.

Makalah tersebut menyoroti pentingnya praktik keselamatan yang melindungi mata serta masker wajah yang menutupi mulut dan hidung. Petugas medis yang menangani kasus COVID-19 diwajibkan untuk mengenakan kacamata dan pelindung wajah untuk melindungi mata mereka. Selain itu dalam penelitian ini menyebut bahwa flu dan virus lain juga bisa dapat ditularkan melalui mata.
Seorang dokter asal China, dr. Wang Guangfa yang tertular COVID-19 pada Januari 2020 mengaku yakin bahwa dirinya terinfeksi virus karena tidak mengenakan kacamata saat merawat pasien. Ia mengalami gejala mata kemerahan beberapa hari sebelum mengalami pneumonia sebagai komplikasi.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.