Lebih dari 300.000 orang di Inggris memutuskan untuk berhenti merokok karena khawatir akan meningkatkan risiko terserang COVID-19 yang parah. Data ini semakin diperkuat dengan survei yang dikakukan oleh YouGov.
Lebih dari 1.000 orang Inggris disurvei oleh YouGov bekerja sama dengan Action on Smoking Health (ASH). ASH telah tempat konsultasi untuk membantu orang berhenti merokok. Penelitian baru menunjukkan, saat ini sekarang makin banyak orang yang memilih gaya hidup yang lebih sehat.
Sebagaimana dilansir The Sun, Rabu (6/5/2020), COVID-19 adalah penyakit yang menyerang paru-paru, oleh sebab itu kondisi ini dapat membuat perokok lebih mungkin untuk menderita komplikasi jika mereka terinfeksi virus.
Penelitian menemukan bahwa dua persen perokok telah berhasil berhenti sejak awal pandemi. Delapan persen sedang mencoba untuk berhenti, sementara 36 persen mengatakan mereka telah mengurangi.
