Dengan aksi pemompaannya terganggu, jantung tidak dapat memompa darah ke otak, paru-paru dan organ-organ lainnya. Beberapa detik kemudian, seseorang kehilangan kesadaran dan tidak memiliki denyut nadi. Nyawa pasien pun tak tertolong jika terlambat mendapatkan perawatan.
Henti jantung bersifat reversibel pada sebagian korban jika ditangani dalam beberapa menit. Maka saat ada seseorang mengalami henti jantung, pertama yang harus dilakukan adalah mengontak nomor telepon darurat untuk layanan medis darurat.
Kemudian pasien dapat defibrillator eksternal otomatis jika tersedia dan gunakan segera setelah tiba. Mulai CPR segera dan lanjutkan sampai layanan medis darurat profesional tiba. Jika dua orang tersedia untuk membantu, yang satu harus memulai CPR segera sementara yang lain untuk mengontak nomor darurat pelayanan medis dan menemukan AED. (dwk)
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.