"Kemudian pakai face shield (pelindung wajah), goggles (pelidung mata) itu kadang-kadang daya lihat dokter menjadi berkurang. Tapi dengan alat ini semua menjadi terbantu," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa FT Mesin ITB, Aria Dwipajaya mengatakan bahwa Swab Chamber yang saat ini adalah purwarupa atau prototype pertama mereka. Mereka masih akan melakukan diskusi dengan tim dokter apakah ada yang harus diperbaiki dari Swab Chamber.
"Harapannya setelah ini kami akan melakukan diskusi dengan tim dokter, review desain kami apakah ada improvement. Jika ada improvement kami akan perbaiki. Selanjutnya jika memang sudah fix desainnya akan coba kami produksi massal," jelasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.