
"Tidak ada yang menyangka kalau saya memiliki penyakit COVID-19, karena itu saya tidak berharap bisa melahirkan anak saya ini," ceritanya saat pertama kali datang ke rumah sakit.
Beberapa hari dirawat, dia dinyatakan koma. Di saat koma itu, ternyata terjadi kontraksi dan petugas medis yang merawatnya berhasil menangkap sinyal itu dan segera melakukan tindakan persalinan. Dalam kondisi koma, Angela melahirkan bayi perempuan sehat.
"Saat tersadar dari koma, tepatnya pada 6 April, 5 hari setelah melahirkan, aku merasa tak sakit perut lagi dan saat ku pegang perut, kandungan itu sudah tak ada," ungkapnya.
Kemudian tim medis yang merawatnya menjelaskan kalau dia sudah melahirkan bayi perempuan dengan selamat dan kondisi bayi tersebut sangat sehat. Angela tak menyangka semua itu terjadi, dia sangat bahagia.