Pemerintah Indonesia mewajibkan seluruh warga mengenakan masker saat berada di luar rumah. Perintah ini sesuai dengan rekomendasi terbaru Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Masker kain pun menjadi alternatif yang bisa dipilih selagi masker bedah sulit ditemukan. Lagipula, masker bedah lebih baik diprioritaskan untuk tenaga medis, pun masker N95.
Namun, ada catatan yang mesti diperhatikan masyarakat saat mengenakan masker kain. Menurut CEO Suay Sew Shop Lindsay Medoff dalam laporan New York Post, masker kain yang efektif menangkal paparan virus bukan berbahan kain katun, melainkan handuk tangan.
Pori-pori yang dimiliki katun masih memungkinkan partikel kecil seperti virus masuk dan ini tidak memberikan efektivitas yang baik dalam upaya mencegah virus corona COVID-19. Lain cerita dengan bahan handuk tangan yang dipercaya dapat menangkal virus hingga 95%.

Di sisi lain, Juru Bicara Pemerintah dalam Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjelaskan, pemakaian masker kain diperbolehkan asal tidak lebih dari 4 jam setelah digunakan.
"Masker kain penggunaannya tidak lebih dari 4 jam. Kalau mau dicuci, harus merendamnya di dalam air sabun supaya virus atau bakteri yang menempel di permukaan masker kain mati," tegasnya beberapa waktu lalu saat konpres di Graha BNPB, Jakarta.
Terlepas dari itu, apa alasan mendasar masker kain hanya bisa maksimal dikenakan selama 4 jam? Apakah ini berkaitan dengan kemampuan masker menyerap virus atau bakteri?

Diterangkan Dokter Spesialis Paru Primaya Hospital Bekasi Timur dr Annisa Sutera Insani, Sp.P, belum ada penelitian lebih lanjut terkait dengan durasi. Namun, 4 jam dirasa maksimal untuk masyarakat gunakan masker berkaitan dengan kekhawatiran masker basah atau sudah tidak nyaman digunakan kembali.
"Jadi, selama masker kain tidak basah dan masih layak digunakan, ya, gunakan dan 4 jam waktu yang cukup untuk kondisi nyaman tersebut," terang dr Annisa pada Okezone, Minggu (12/4/2020).
Ia melanjutkan, memang ada baiknya masker kain tidak dibiarkan begitu saja tanpa dicuci apalagi langsung dipakai kembali setelah digunakan di luar rumah. Ada baiknya segera dicuci dengan sabun ketika sudah digunakan untuk keluar rumah.
"Intinya, indikator masker kain itu wajib diganti dan dicuci itu adalah saat permukaan masker sudah basah, lembap, dan kotor. Kalau sudah begini jangan paksakan tetap makai masker kain tersebut," sambungnya.
(Helmi Ade Saputra)