Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Jenis Tes Corona COVID-19, Indonesia Pakai yang Mana?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 08 April 2020 |16:10 WIB
Mengenal Jenis Tes Corona COVID-19, Indonesia Pakai yang Mana?
Ilustrasi. (Foto: Okezone/Heru)
A
A
A

Salah satu aspek yang diterapkan untuk mempercepat diagnosa corona COVID-19 adalah dengan tes atau skrining. Ada berbagai macam tes yang diterapkan berbeda di sejumlah negara.

Yumkenali satu per satu jensi tes corona COVID-19 yang sudah diterapkan di banyak negara. Berikut ulasannya, dilansir Okezone dari BBC Indonesia, Rabu (8/4/2020).

Rapid test

rapid test

Di rumah sakit Inggris misalnya, berbagai jenis tes corona COVID-19 sudah dilakukan. Sehingga penyakit dari infeksi virus SARS Cov 2 ini cepat ditemui.

Di sana, umumnya tes corona COVID-19 dilakukan dengan cara mengambil sampel atau swab, pada bagian hidung atau tenggorokan. Sampel itu kemudian dikirim ke laboratorium untuk mencari tanda-tanda materi genetika virus.

Tes ini mencari tanda-tanda kekebalan tubuh dengan menggunakan setetes darah pada sebuah perangkat, mirip seperti tes kehamilan. Tes semacam itu juga dikenal dengan rapid test.

PCR

Jika hasilnya tidak akurat, maka dilanjutkan dengan analisa di lab menggunakan polymerase chain reaction (PCR). Sangat terpercaya dan dapat diandalkan.

Akan tetapi, tidak berarti bahwa tes ini akan mampu mendeteksi setiap kasus virus corona COVID-19. Hasil tes seorang pasien yang berada dalam tahap awal infeksi atau terjangkit virus berkadar relatif rendah bisa muncul negatif.

Kemudian, cara pengambilan sampel juga amat penting. Jika sampel virus di belakang tenggorokan tidak diambil dalam jumlah yang memadai, hasil tes bisa negatif.

Tes antibodi

Ada juga tes antibodi, sejauh ini tes tersebut terbukti tidak bisa diandalkan. Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, mengatakan pekan lalu bahwa 15 tes antibodi sudah diuji, tapi tidak ada yang cukup bagus.

Prof John Newton, yang mengawasi tes corona di Inggris, memaparkan kepada surat kabar The Times, perangkat tes yang dibeli dari China dapat mengenali antibodi para pasien yang mengalami sakit parah akibat virus corona, tapi tidak mampu mendeteksi kasus dengan gejala ringan.

Tes apa yang sedang diterapkan di Indonesia untuk melawan corona COVID-19?

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, menyebut lebih dari 500 ribu unit alat rapid test telah didistribusikan. Dia mengakui rapid test ini tidak semuanya efektif.

"Jadi total yang sudah terdistribusi itu bisa mencapai lebih dari 500 ribu unit. Kemudian ternyata juga rapid test ini tidak semuanya efektif. Karena itu, ke depan kita lebih banyak mendatangkan PCR test," kata Doni dalam rapat dengan Komisi VIII DPR RI yang digelar secara virtual, Senin 6 April 2020.

Selain rapid test, pemerintah juga menggelar tes menggunakan analisa PCR. Hal ini dikatakan oleh Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan 14.534 spesimen untuk PCR Real-time. Ini dilaksanakan dari spesimen yang dikirim lebih dari 300 rumah sakit rujukan Covid-19, baik rumah sakit umum pemerintah, rumah sakit BUMN, rumah sakit TNI, rumah sakit Polri, maupun rumah sakit swasta," katanya.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement