Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pakaian Bisa Jadi Sumber Penularan Virus Corona COVID-19?

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Rabu, 08 April 2020 |14:16 WIB
Pakaian Bisa Jadi Sumber Penularan Virus Corona COVID-19?
Ilustrasi (Foto : Healthline)
A
A
A

Pandemi virus corona COVID-19 membuat masyarakat seluruh dunia lebih berhati-hati dalam beraktivitas. Mereka khawatir aktivitas yang mereka lakukan di luar ruangan dapat membawa virus COVID-19 ke dalam rumah.

Saat ini pemerintah memang telah mensosialisasikan physical distancing. Tapi masyarakat pun harus keluar rumah untuk membeli berbagai bahan makanan supaya dapat bertahan hidup. Aktivitas ini yang dikhawatirkan dapat membawa virus ke dalam rumah.

Apakah pakaian dan bahan makanan seperti kantong plastik aman dari paparan virus corona?

Merangkum dari Health Line, Rabu (8/4/2020), ada beberapa kebenaran yang tidak dapat dihindari dari aktivitas belanja yang dilakukan oleh masyarakat. Salah satunya adalah pakaian yang Anda kenakan saat beraktivitas.

Pakaian memiliki risiko rendah sebagai sumber penularan virus corona COVID-19. Pasalnya jika Anda pergi ke toko bahan makanan maka hanya ada potensi kecil penularan virus yang bisa terjadi melalui pakaian.

Pakaian

Dokter Penyakit Dalam di Advent Health Orlando, dr. Vincent Hsu, MPH tidak percaya bahwa pakaian bisa menjadi sumber penularan yang signifikan dari COVID-19. Menurutnya belum ada kasus yang terdokumentasi mengenai penularan COVID-19 melaui pakaian pada saat ini.

COVID-19 adalah penyakit pernapasan seperti flu yang disebabkan oleh novel corona virus dan disebarkan oleh tetesan pernapasan (droplet). Batuk dan bersin oleh orang yang terinfeksi adalah cara y yang paling mungkin untuk menyebabkan penularan secara langsung.

Tapi, kita tahu bahwa COVID-19 mampu bertahan hidup di luar tubuh manusia yakni pada permukaan yang berbeda. Alhasil fenomena ini dapat mengakibatkan penularan dengan cara lain jika disentuh.

Kemampuan hidup virus corona berbeda-beda tergantung pada jenis permukaan benda. Para ahli memperkirakan bahwa virus dapat bertahan hidup hanya beberapa jam hingga beberapa hari. Sementara logam dan plastik dapat menyediakan tempat berlindung bagi virus hingga 2 hingga 3 hari.

Meski demikian, pakaian tidak dianggap sebagai bahan yang kondusif untuk kelangsungan hidup virus corona. Oleh sebab itu pakaian hanya memiliki risiko rendah dalam penyebaran virus corona. Hal ini diungkapkan oleh Spesialis Penyakit Menular, dr. Kathleen Jordan.

"Studi terbaik kami di bidang ini adalah influenza dan virus lain yang diketahui sebelumnya. Tetapi pakaian secara umum tidak dianggap sebagai inkubator virus terbaik," ujar dr. Kathleen.

Kelembaban memainkan peran penting dalam lingkungan apakah virus dapat berkembang atau tidak. Sifat yang dimiliki sebagian besar bahan kain tidak kondusif untuk penyebaran virus corona COVID-19.

“Pakaian biasanya lebih dari lembut daripada benda berpermukaan yang keras. Ini berpotensi bisa menganginkan lingkungan lebih mudah," kata Jordan.

Transfer virus melalui pakaian memang tidak mungkin, tetapi para ahli yang sepakat ada beberapa skenario di mana pencucian secara langsung adalah ide yang baik.

Ketika Anda ingin mengambil tindakan pencegahan ekstra terhadap pakaian, caranya adalah mencuci pakaian sesering mungkin merupakan bagian penting dari langkah preventif. Apalagi jika Anda merasa sering berdekatan dengan orang lain. Maka hal ini wajib untuk dilakukan.

Sering mencuci tangan wajib dilakukan oleh individu yang berisiko tinggi terpapar COVID-19, misalnya petugas kesehatan. Tapi perlu diingat, bahwa perjalanan menuju toko kelontong tidak mengharuskan Anda mencuci pakaian begitu tiba di rumah.

Tapi jika Anda tidak dapat menjaga jarak sosial yang aman dengan orang lain atau, maka seseorang yang telah batuk atau bersin di sekitar Anda bisa menjadi media penularan. Maka mencuci pakaian adalah ide bagus yang bisa Anda lakukan.

Secara umum, fokus pada area kebersihan lainnya sangat penting. Contohnya adalah menjaga kebersihan tangan dan tidak menyentuh wajah. Beberapa cara ini dinilai lebih efektif dan penting daripada hanya sekadar mencuci pakaian.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement