Rajin mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir jadi salah satu kunci pencegahan COVID-19. Di sisi lain, pandemi COVID-19 ini juga membuat banyak masyarakat menjadi paranoid berlebihan untuk urusan cuci tangan.
Masih banyak menganggap mencuci tangan pakai sabun antiseptik lebih efektif membunuh virus dibanding sabun biasa. Lalu, sebenarnya boleh dan efektifkah jika kita mencuci tangan menggunakan sabun biasa?
Dalam sebuah studi penelitian yang digelar pada 1988 silam, para ilmuwan coba melihat apakah sabun batangan biasa memiliki kemungkinan untuk membuat kontaminasi pada 16 orang peserta uji coba. Hasilnya, para ilmuwan menemukan tidak ada jejak kontaminasi pada tangan dari 16 orang yang mencuci tangan dengan sabun tersebut.
Senada dengan hasil penelitian di atas, peneliti lingkungan sehat di Tufts University, Marlene Wolfe menyebutkan tidak ada banyak bukti yang menyatakan bakteri dari sabun batangan biasa bisa berpindah ke orang lain.

Sementara itu, Dr. Carl Fichtenbaum, ahli penyakit menular di University of Cincinnati College of Medicine mengatakan, sabun jenis apapun yang dipakai tidak menjadi masalah. Sebab, COVID-19 adalah virus, sehingga memakai sabun tangan khusus antiseptik pun tidak akan memberikan keuntungan berbeda dibandingkan jenis sabun lainnya.
“Tidak ada bukti jelas bahwa sabun antibakteri bekerja lebih baik dibandingkan sabun jenis lain. Hal yang paling penting adalah cuci tangan Anda dengan benar selama minimal 20 detik,” jelas Dr. Carl, sebagaimana dilapor Huffingtonpost.