Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Paranoid Berlebihan Akibat COVID-19 Bisa Sebabkan Masalah Kejiwaan

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 05 April 2020 |09:02 WIB
Paranoid Berlebihan Akibat COVID-19 Bisa Sebabkan Masalah Kejiwaan
Ilustrasi (Foto : Healthline)
A
A
A

Ya, kondisi itu dinamakan dengan istilah 'mental fatigue'. Jadi, keletihan berlebih yang dirusak adalah emosional. Kondisi ini sangat mungkin terjadi pada mereka yang ketakutan berlebih pada suatu hal, termasuk saat pandemi COVID-19.

Ketika seseorang sudah mengalami 'mental fatigue', energi dalam otaknya akn terkuras banyak dan ini akan mengakibatkan dampak yang jauh lebih besar, termasuk penurunan sistem imun tubuh.

 "Tanda yang mudah sekali dikenali ketika seseorang mengalami 'mental fatigue' adalah kebangun di jam 3 pagi dan tak bisa tidur lagi atau insomnia berlarut-larut," kata Psikolog Klinis dan Direktur Northwell Health Curtis Reisinger, menurut laporan The Cut.

Lebih lanjut, Ahli Saraf The Mount Sinai Integrative Sleep Center Andrew Varga menjelaskan bahwa kondisi stres di siang hari, misalnya karena parno akan COVID-19, itu akan menggangu kualitas tidur.

"Pergi tidur dengan perasaan parno atau ketakutan berlebih akan menggangu kualitas tidur dan ini buruk sekali," tegasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement