Indonesia terus berupaya menangani virus corona atau Covid-19. Data terakhir menunjukkan di Indonesia terdapat 514 positif virus corona, 29 di antara sembuh, sedangkan 48 orang meninggal dunia.
Dalam penanganan virus corona saat ini yang paling dibutuhkan adalah Alat Pelindung Diri (APD) dan perangkat alat untuk melakukan uji laboratorium. Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Prof drh Wiku Adisasmito M.Sc, Ph.D.
“Prioritas saat ini adalah APD, perangkat uji laboratorium seperti reagen RT-PCR, viral transfer media (alat untuk mengirim sampel virus), rapid diagnosys test (kit tes cepat), dan nassal swab (alat untuk mengambil spesimen),” ujar Wiku dalam konferensi pers di Kantor Graha BNPB pada Minggu 22 Maret 2020.

Dikutip dari covid19.go.id, selain itu alat kesehatan yang juga dibutuhkan dalam perawatan pasien COVID-19 adalah ventilator untuk membantu pernapasan bagi pasien yang mengalami gejala sesak napas.
Wiku juga menjelaskan bahwa laboratorium yang ada di berbagai daerah di Indonesia sebenarnya bisa melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi virus COVID-19. Namun hal itu membutuhkan reagen RT-PCR untuk setiap laboratorium.
“Sebenarnya laboratorium di Indonesia yang memiliki RT-PCR jumlanya cukup banyak dan itu apabila disediakan dengan reagen yang tepat akan mampu melakukan pemeriksaan lebih cepat,” kata Wiku.
Dalam keterangan resmi sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa obat-obatan, APD dan peralatan medis yang menjadi prioritas tersebut merupakan jenis yang sama digunakan untuk penanganan covid-19 di Tiongkok dan Korea Selatan yang telah teruji dan terbukti efektif untuk menangani pandemi Corona.
“Obat dan peralatan ini terbukti efektif digunakan untuk mengatasi virus Corona di Tiongkok dan Korea Selatan,” kata Yuri.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.