SAMPAI saat ini Presiden Jokowi mengatakan belum mempertimbangkan opsi lockdown untuk mencegah pandemi corona COVID-19. Saat ini, pemerintah hanya menyarankan social distance dan mengimbau agar bekerja dari rumah.
Lantas, bagimana skema jika terjadi lockdown karena pandemi corona COVID-19 ini? Jika lockdown terjadi, maka orang-orang akan dilarang keras keluar rumah kecuali untuk belanja keperluan rumah tangga. Oleh karena itu, salah satu yang harus dipersiapkan adalah stok air bersih.
Pasalnya, tubuh manusia terdiri dari 70 persen air. Air memegang peranan penting untuk mendukung semua fungsi tubuh agar bisa terus bekerja optimal. Inilah kenapa manusia sangat membutuhkan air untuk bertahan hidup.
Saat Anda mulai merasa haus, sebenarnya Anda sudah mengalami dehidrasi ringan. Kondisi ini umumnya memunculkan dua tanda khas, yaitu mulut kering dan urin berwarna kuning gelap disertai dengan bau pesing yang kuat. Hal tersebut merupakan cara tubuh untuk berusaha menghemat lebih banyak cairan.

Begitu kadar air tubuh makin turun di bawah batas wajar, rangkaian gejala dehidrasi lainnya akan menyertai. Mulai dari rasa haus, kulit kering (tidak membal kembali setelah dicubit), kelelahan, tubuh lunglai, pusing, berkunang-kunang, bingung, mulut kering, detak jantung cepat, hingga napas cepat dan dangkal.
Menurut panduan Dinas Kesehatan Nasional 2009 di Inggris, dehidrasi berat terjadi saat tubuh kehilangan sekitar 10 persen berat air dari total berat badan. Saat kadar air turun drastis di dalam tubuh, cairan tersebut dialihkan untuk mengisi organ vital dengan darah. Hal ini menyebabkan sel-sel di seluruh tubuh menyusut.