PERALATAN dapur kesayangan para Moms kebanyakan bahannya dari stainless steel. Tetap jaga kebersihan ya Moms, karena virus corona/Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), bisa hidup selama tiga hari di benda-benda yang terbuat dari stainless steel.
Sementara hasil studi terbaru menemukan virus corona SARS-CoV-2 yang menimbulkan COVID-19 mampu bertahan di udara selama tiga jam. Fakta lainnya menyebut bahwa virus corona juga masih bisa ditemukan di permukaan stainless steel setelah tiga hari.

Studi itu dilakukan oleh Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID) Amerika Serikat (AS). Para ilmuwan menggunakan alat yang bisa menganndakan tetesan mikroskopis seperti proses batuk dan bersin.
Virus corona yang diuji adalah virus yang tersimpan dari orang yang terinfeksi. Virus itu diuji ke dalam beberapa materi seperti udara, plastik, kertas, stainless steel, hingga tembaga.
Hasilnya, virus corona yang dibawa oleh tetesan yang dilepaskan saat batuk atau bersin itu bisa bertahan hidup di udara dalam aerosol selama tiga jam.
"Pada plastik dan stainless steel, virus yang layak dapat dideteksi setelah tiga hari. Di atas kertas, virus itu tidak dapat hidup setelah 24 jam. Pada tembaga, butuh 4 jam untuk virus menjadi tidak aktif," tulis Reuters.
Studi yang dipimpin oleh Neeltje van Doremalen dari fasilitas NIAID Montana di Rocky Mountain Laboratories itu menemukan dibutuhkan sekitar 66 menit untuk setengah partikel virus kehilangan fungsinya jika mereka berada di tetesan aerosol.
Artinya, dalam 66 menit kedua, virus itu akan tersisa seperempatnya saja yang masih bertahan hidup. Lalu, pada 66 menit ketiga, virus tinggal tersisa 12,5 persen. Demikian seperti diwarta Solopos, Rabu (18/3/2020).
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.