Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berkaca dari Kasus Remaja Bunuh Bocah, Benarkah Nonton Film Horor-Thriller Bisa Picu Pembunuhan?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 09 Maret 2020 |17:00 WIB
Berkaca dari Kasus Remaja Bunuh Bocah, Benarkah Nonton Film Horor-Thriller Bisa Picu Pembunuhan?
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

Dalam menyelami kasus ini, Mei juga menggunakan teori 'Social Learning Theory' dari Bandura untuk melihat lebih jauh bagaimana kebiasaan seseorang memberi dampak pada perilakunya.

'Social Learning Theory' dari Bandura menjelaskan, perilaku manusia dalam hal interaksi merupakan timbal balik yang berkesinambungan antara kognitif, perilaku, dan pengaruh lingkungan. Orang belajar melalui pengamatan perilaku orang lain, sikap, dan hasil dari perilaku tersebut.

“Kebanyakan perilaku manusia dipelajari observasional melalui pemodelan yaitu dari mengamati orang lain. Kemudian hasilnya berfungsi sebagai panduan untuk bertindak," bunyi teori ini.

Anak Nangis

Jadi, sambung Mei, banyak faktor yang membuat seorang anak bisa berperilaku di luar batas kemanusiaan, bukan hanya satu faktor semata.

"Jadi klo orangtua menganggap tontonan, bacaan, komik, game kekerasan tidak memiliki dampak bagi perilaku anak, silahkan tunggu saat dia remaja seperti apa," papar Mei.

Ia menambahkan, apalagi jika faktor pemicu tersebut dikonsumsi oleh remaja. "Kita tahu usia remaja adalah masa peralihan di mana mereka akan mencoba banyak hal untuk mendapatkan kepuasan dan mencari perhatian dari orang lain," tandasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement