Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pelukan Penuh Kasih Sayang Efektif Ciptakan Rumah Tangga Harmonis, Ini Penjelasannya

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Sabtu, 29 Februari 2020 |01:00 WIB
Pelukan Penuh Kasih Sayang Efektif Ciptakan Rumah Tangga Harmonis, Ini Penjelasannya
Ilustrasi (Foto: Better Help)
A
A
A

KEHARMONISAN dalam rumah tangga tentunya didapat dari hubungan suami-istri yang dijalin secara baik. Salah satu cara meraih hubungan yang harmonis adalah dengan melakukan sentuhan penuh kasih sayang seperti memeluk pasangan.

Memeluk pasangan dengan penuh kasih sayang dinilai efektif untuk menjalin keharmonisan rumah tangga. Dikutip dari Health Line, berikut ulasan singkatnya.

1.Meningkatkan kebahagiaan

Berpelukan akan memberikan efek besar bagi hubungan suami-istri. Aktivitas ini mampu mengeluarkan hormon endorfin yang membuat seseorang merasa tenang dan bahagia. Aktivitas tersebut juga dipercaya bisa mengurangi tingkat depresi seseorang.

2.Memperkuat bonding

Selain membuat bahagia, aktivitas bersetuhan seperti pelukan penuh kasih sayang juga dapat menguatkan ikatan batin antar-pasangan. Seseorang akan merasa jauh lebih intim dan memberikan dampak yang baik bagi tubuh karena dapat mengeluarkan hormon oksitosin yang memicu seseorang bahagia. Semakin lama memeluk pasangan akan membuat hubungan menjadi lebih sehat.

3.Menjaga kesehatan jantung

Tanpa disadari apabila bersentuhan dengan cara berpelukan, maka masing-masing dapat merilis adrenalin yang bagus bagi kesehatan jantung. Jantung akan memompa darah menuju tekanan darah yang lebih rendah.

Sirkulasi darah yang lancar akan memengaruhi kondisi jantung Anda. Ini adalah cara sederhana bagi Anda yang ingin memiliki tubuh sehat dengan cara yang sederhana.

(Abu Sahma Pane)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement