WABAH Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) menjadi salah satu isu yang disorot pada malam final Miss Indonesia 2020. Pertanyaan seputar virus korona sempat dilontarkan pada babak 16 besar oleh Chairwoman of Miss Indonesia Organization, Liliana Tanoesoedibjo.
Liliana Tanoesoedibjo menjelaskan, dunia saat ini tengah menghadapi krisis COVID-19. Sehingga memunculkan kebutuhan isolasi dan karantina pada seseorang yang terjangkit virus korona.

Isu COVID-19 ini juga memicu timbulnya travel banned dan dampak negatif lainnya. Masyarakat pun menjadi khawatir dan takut untuk melakukan kontak langsung dengan orang lain.
"Menurut kamu, sampai dimanakah kebijakan isolasi ini bisa diterima sehingga tidak menjadi suatu tindakan diskriminasi?," tutur Liliana Tanoesoedibjo, di Gedung RCTI+, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (20/2/2020).
Pertanyaan tersebut ditujukan kepada Miss Indonesia Sumatera Selatan Caesaria Ayu. Sebelumnya, ia juga telah memenangkan fast track untuk kategori nature and beauty fashion.
Caesaria menjawab pertanyaan seputar wabah COVID-19 itu dengan percaya diri, tanpa keraguan sedikit pun. Dia menegaskan bahwa waspada COVID-19 adalah tanggung jawab bersama.

Kendati demikian, bila seseorang terbukti terjangkit virus ini. Menurutnya, isolasi bukanlah jalan satu-satunya, karena dapat memicu diskriminasi.
"Oleh karena itu, saya akan gunakan suara saya untuk menggaungkan keadilan bagi setiap orang yang menjadi korban diskriminasi," jawab Caesaria Ayu tegas.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.