Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

WHO Ingatkan Masyarakat agar Terima WNI yang Dikarantina di Natuna

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 15 Februari 2020 |12:41 WIB
WHO Ingatkan Masyarakat agar Terima WNI yang Dikarantina di Natuna
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

NASIB 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Natuna untuk diobservasi virus Korona atau COVID-19 terjawab sudah. Mereka dinyatakan sehat dan bebas dari COVID-19, serta boleh pulang ke rumah masing-masing.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, mereka diperbolehkan pulang karena telah melalui masa karantina 14 hari, seperti yang ditetapkan oleh World Health Organizastion (WHO).

Perwakilan World Health Organizastion (WHO) di Indonesia N Paranietharan menjelaskan, 238 WNI tersebut memang tidak menunjukkan gejala penyakit COVID-19 setelah diobservasi selama 14 hari.

Dengan demikian, para WNI ini pun dapat kembali bergabung ke masyarakat.

"Observasi sudah sesuai prosedur. Tadi kami dan Menteri Kesehatan sudah berkeliling dan berjabat tangan dengan mereka, kami tanya apakah mereka sehat, mereka pun menjawab sehat," katanya di Natuna.

Dia pun mengapresiasi langkah cepat dan cerdas dari Kemenkes dan BNPB selama observasi 14 hari yang dilakukan. Dengan demikian, para WNI ini pun dapat kembali bergabung ke masyarakat.

"Semuanya sudah sudah dan bisa beraktivitas kembali. Mereka sangat sehat, jadi tidak perlu mengkhawatirkan kesehatan mereka," tutur dia.

Berdasarkan Surat Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor SR.02.02/Menkes/89/2020 dinyatakan bahwa masa observasi akan berakhir pada Sabtu 15 Februari 2020 pukul 12.00 WIB, dengan ketentuan tidak ada satu pun di antara warga yang diobservasi dan tim pendukung mempunyai gejala dan tanda berkaitan dengan coronavirus disease (Covid-19).

Selain pemerintah, Komisi IX DPR juga akan ikut menjemput kedatangan 238 WNI itu di Bandara Halim Perdanakusuma.

DPR pun menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan dan jajaran BNPB, TNI, Polri, serta Pemerintah Kabupaten Natuna dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan seluruh komponen lainnya yang sudah membantu tahapan-tahapan ini.

Pemerintah Provinsi pun diminta mengimbau kepada seluruh masyarakat di sana agar bisa menerima dengan baik kepemulangan para saudara mereka itu.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement