Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cegah Persebaran Virus Korona, Tentara Singapura Dikerahkan untuk Kemas Masker

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 12 Februari 2020 |10:13 WIB
Cegah Persebaran Virus Korona, Tentara Singapura Dikerahkan untuk Kemas Masker
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PERSEBARAN virus Korona Wuhan (corona virus/2019-nCov) atau yang dinamakan Covid-19 memang sangat masif. Penyebaran virus tersebut yang mencapai negara-negara Asia seperti Singapura, membuat negara tersebut mengambil langkah ekstra.

Singapura pun menetapkan status 'oranye' sebagai peringatan tegas untuk negara ini melawan wabah yang datang dari Wuhan tersebut.

Berdasarkan data South China Morning Post per 12 Februari 2020, sudah ada 47 kasus virus korona baru. Data juga menjelaskan ada 25 orang terinfeksi melalui 'local transmission' atau antarmanusia, meski mereka tidak punya riwayat ke Wuhan, China.

mulai dari mengerahkan petugas kebersihan untuk membersihkan area publik yang sangat sering dipegang bersama.

Fakta ini mengharuskan pemerintah Singapura untuk memperketat pencegahan penyebaran virus korona di wilayahnya. Beberapa upaya mereka lakukan, mulai dari mengerahkan petugas kebersihan untuk membersihkan area publik yang sangat sering dipegang bersama.

Tidak hanya itu, tentara Singapura pun dikerahkan untuk mengemas masker yang nantinya dibagikan kepada masyarakat. Ya, hal ini bisa kita lihat bersama dari video berjudul 'This is an urgent video | Corona virus | Nas Daily official' yang dibagikan Nas Daily tentunya.

Di sana Nas membagikan sepenggal video yang memperlihatkan beberapa tentara ditugaskan mengemas masker. Bagi Nas, apa yang dilakukan Singapura ini sangatlah 'gila'.

"Mereka (Pemerintah Singapura) menyewa tentara untuk mengemas jutaan masker untuk setiap rumah yang ada di Singapura dan mereka bagi-bagikan itu secara gratis," terang Nas.

masker Anda tidak menyentuh area hidung, mulut, dan wajah secara keseluruhan secara langsung.

Masker sendiri menjadi alat untuk mencegah paparan virus korona, meski tidak bisa menghentikan virus masuk ke dalam tubuh. Ya, setidaknya dengan menggunakan masker Anda tidak menyentuh area hidung, mulut, dan wajah secara keseluruhan secara langsung.

Sebab, tindakan tersebut bisa menjadi jalan virus masuk ke dalam tubuh. Terlebih jika Anda tidak rutin menyuci tangan dengan benar.

Sejauh ini, jumlah korban meninggal akibat virus korona di China meningkat ke angka 1.110, jauh melebihi korban SARS pada 2003 silam, setelah Komisi Kesehatan Provinsi Hubei melaporkan ada 94 kematian terbaru.

Mengutip data dari laman WHO, jumlah orang yang terinfeksi virus korona sudah mencapai 43.103. Sementara Komisi kesehatan Hubei melalui laman resminya, melaporkan ada 1.638 kasus baru terdeteksi. Sehingga jumlah orang yang terinfeksi di provinsi ini mencapai 33.366.

Tim ahli dari WHO sendiri, telah mendarat di China pada Senin, 10 Februari 2020 untuk membantu Beijing menghadapi wabah virus korona baru, atau yang dikenal sebagai 2019-nCoV.

So, bagaimana tanggapan Anda mengenai upaya pemerintah Singapura ini?

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement