Tempe mendoan merupakan makanan lezat yang disukai oleh banyak orang. Apalagi kalau mendoan dinikmati saat hujan-hujan pasti lezat sekali rasanya, ditemani dengan teh hangat.
Namun tahukah kalian dari mana asal tempe mendoan yang terkenal kelezatannya?
Tempe mendoan diklaim sebagai kuliner khas Banyumas, Jawa Tengah. Namun karena banyak penggemarnya mendoan ditemukan di mana saja. Di Jakarta juga banyak penjual mendoan di pinggir jalan.

Mendoan berupa tempe tipis yang digoreng dengan tepung berbumbu gurih. Biasanya saat makan tempe mendoan disajikan cabai atau sambal sebagai penyedap.
Seperti dilansir Solopos.com, dalam bahasa Banyumas, mendo berarti setengah matang atau lembek. Tempe mendoan khas Banyumas biasanya digoreng di dalam minyak panas dengan cepat, sehingga tidak terlalu matang dan ditiriskan dari minyak dalam keadaan lembek.
Tempe untuk membuat mendoan ini biasanya tempe yang berbentuk tipis. Tempe tipis ini bungkusnya merupakan daun pisang.
Lalu bagaimana cara membuat tempe mendoan?
Pertama tempe dibuka bungkusnya yang berasal dari daun pisang. Lalu dipotong sesuai selera.
Sebelum digoreng, tempe mendoan dicelupkan dulu ke dalam adonan tepung terigu berbumbu bawang, garam, ketumbar, dan irisan daun bawang.
Panaskan minya ke dalam wajan. Lalu tempe yang sudah bertepung itu digoreng dalam minyak panas selama 3-4 menit. Kemudian tempe diangkat dalam kondisi tidak terlalu kering alias masih lembek.
Bagi kamu yang ingin menikmati mendoan ini, kamu bisa membuatnya sendiri loh. Sebab cara memasaknya sangat mudah dan tak membutuhkan waktu yang lama. Jangan lupa bikin sambal kecap dan sajikan cabai sebagai pelengkap.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.