Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pentingnya Susu Berserat Tinggi sebagai Pelengkap Menu Si Kecil

Risna Nur Rahayu , Jurnalis-Jum'at, 07 Februari 2020 |15:59 WIB
Pentingnya Susu Berserat Tinggi sebagai Pelengkap Menu Si Kecil
dok: PR Bebelac Gold
A
A
A

JAKARTA - Kebutuhan makanan anak-anak usia dini tak saja hanya dilihat dari kandungan nutrisi dan protein. Ada hal lain yang perlu menjadi perhatian penting, yakni asupan serat.

Kandungan serat banyak berisi vitamin, mineral serta sejumlah fitokimia yang dapat mencegah dan mengatasi berbagai penyakit. Zat-zat itu harus diadopsi tubuh secara berkecukupan, apalagi bagi anak-anak yang baru penyesuaian dengan makanan berat.

Seorang ibu bernama Cici Desri mengutarakan pengalaman bagaimana membesarkan buah hatinya dalam diskusi bertajuk "Cerita Serat Anak Hebat" yang digelar di Sekolah Fantasia Kindergarden & Preschool, Jalan Gandaria 1 Nomor 49-51, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

ist

Desri mengungkapkan, perkembangan teknologi membuatnya lebih cepat mencari tahu apa saja yang dibutuhkan anak pada masa pertumbuhan. Dari sanalah dia mengetahui, bahwa selain menu makanan sehat dan bergizi, penting pula asupan serat bagi pencernaan anak.

"Aku cari di internet, konsultasikan juga ke dokter buah dan sayur apa yang mengandung banyak serat. Masalahnya itu kalau anak ku kan mau makan buah yang dia suka, kalau dia nggak suka ya nggak mau dimakan. Biasanya warna sama tekstur sangat berpengaruh," katanya, Selasa (4/2/2020).

Dia sempat kebingungan mengakali mood anak yang tak terbiasa dengan buah-buahan tertentu. Lantas melalui kartun dan tokoh kesukaan sang anak, akhirnya Desri mulai menyelipkan bagaimana buah dan sayur itu sangat baik dikonsumsi oleh tubuh

"Triknya bisa lewat kartun kesukaannya. Jadi misalnya buah brokoli, terus kita bilang ke anak ternyata ini bagus ya buat kesehatan. Seterusnya begitu, jadi harus dipancing juga," ungkapnya.

Dia mengaku terkadang ragu dengan jumlah kebutuhan ideal asupan serat yang dibutuhkan bagi anaknya setiap hari. Oleh karena itu, dia menopangnya dengan asupan susu formula Bebelac Gold yang khusus diperkaya dengan kandungan serat.

"Paling kelihatan itu dari tekstur fesesnya, keras atau lembek, lancar atau nggak, setiap hari atau 2 hari sekali BAB-nya. Kalau asupan seratnya kurang, pasti nggak mood banget. Jadi setelah usia 1 tahun itu rutin minum Bebelac Gold 3 kali sehari, Alhamdulillah percernaannya sehat, BAB nya lancar," ucapnya.

Dalam diskusi itu, Ahli Gizi bernama Dokter Louise Kartika Indah, Sp. GK, menerangkan bahwa serat dibutuhkan oleh pencernaan sebagai makanan bagi bakteri-bakteri baik yang ada dalam tubuh. Oleh karenanya, dia sangat menganjurkan anak usia dini minimal 6 bulan mulai diperkenalkan dengan asupan kaya serat.

"Serat itu apa? Sebenarnya itu golongan karbohidrat tapi tidak bisa dicerna di dalam tubuh. Jadi yang butuh serat itu siapa? Yang butuh itu sebenarnya bakteri di dalam tubuh kita. Jadi serat itu adalah makanannya bakteri di saluran pencernaan kita, terutama bakteri yang baik," tuturnya.

Asupan yang mengandung serat tinggi di antaranya adalah sayuran, buah, kacang-kacangan dan sebagainya. Idealnya, menurut dokter Louise, jumlah kebutuhan serat bagi anak usia 1 hingga 3 tahun sebanyak 16 gram, atau setara dengan 2 kilogram wortel atau 1 kilogram pepaya. Sedangkan rata-rata asupan serat dari makanan anak usia 2 sampai 3 tahun hanya 4,7 gram.

"Jadi ternyata dari 10 anak di Indonesia, 9 anaknya itu kekurangan asupan serat. Karena kita kan tahunya pokoknya anak sudah makan buah, sayur, tapi tidak tahu kebutuhan seratnya itu berapa banyak," ulasnya.

"Yang paling gampang saja dari Kementerian Kesehatan, anak usia 1 sampai 3 tahun itu butuh 16 gram serat. Nah 16 gram serat itu kira-kira setara dengan 2 kilo wortel atau 1 kilo pepaya," imbuhnya lagi.

Dokter Louise pun membeberkan peran asupan serat bagi pencernaan anak. Di antaranya adalah menstimulasi pergerakan usus sehingga dapat mempertahankan frekuensi buang air besar lebih teratur. Bahkan berapa jenis serat oligosakarida, seperti FOS dan GOS dapat mendukung pertumbuhan bakteri menguntungkan dalam saluran pencernaan.

"Untuk jangka panjang, asupan serat yang tinggi secara signifikan mengurangi resiko terjadinya hipertensi, diabetes, obesitas dan penyakit saluran cerna. Sedangkan resiko utama bagi pencernaan yang kurang serat adalah konstipasi atau sembelit pada si kecil, frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya dan kurang dari 3 kali seminggu. Akibatnya tinja menjadi kering dan keras sehingga sulit untuk dikeluarkan dari anus," paparnya.

Sementara itu, Brand Manager Bebelac Gold, Vita Yuanita, yang juga menjadi pembicara dalam diskusi itu mengatakan, bahwa produk Bebelac Gold merupakan satu-satunya susu tinggi serat yang teruji klinis. Di dalamnya terkandung minyak ikan, omega 3 dan omega 6, saripati jagung, FOS : GOS 1:9, 13 vitamin & 7 mineral. Susu ini pun unggul dari segi fiber, omega 3 dan omega 6-nya.

"Selain dikenalkan dengan sayur dan buah sejak dini, pemberian susu Bebelac Gold bisa bantu penuhi asupan serat harian anak. Dengan minum 3 kali sehari dapat memantu memenuhi kebutuhan serat harian," terangnya.

Lebih lanjut, Vita menambahkan Bebelac Gold sangat membantu kebutuhan serat harian anak mendampingi menu makanan utama dan makanan selingan. Tiga gelas Bebelac Gold membantu memenuhi hampir 50 persen atau setara 7 gram kebutuhan serat harian anak.

"Dengan meminum 3 gelas sehari tidak mencukupi 100 persen, tapi dengan 3 gelas sehari bisa mencukupi kebutuhan serat hampir 50 persennya. Yang direkomendasikan itu untuk usia 1 sampai 5 tahun," jelasnya.

Diskusi "Cerita Serat Anak Hebat" itu sendiri adalah rangkaian dari Road Show sekolah ke sekolah menuju Big Bang yang akan digelar di Ecopark, Ancol, pada 22 Maret 2020 mendatang. Tiap sekolah yang didatangi diadakan perlombaan menghias Bento dengan salah satu hadiahnya adalah tiket gratis mengikuti Big Bang di Ecopark.

"Tadi dia (putrinya) juara lomba menghias bento, membuat kreasi menghias bento dalam waktu 5 menit. Dapat hadiahnya uang dan tiket acara di Ecopark Ancol. Ayo ucapin terimakasih ke om," ucap Winny, sambil merangkul putrinya bernama Cetta (4) yang terlihat malu-malu menyandang hadiah tiket.

Para siswa-siswi cilik Sekolah Fantasia Kindergarden & Preschool nampak antusias mengikuti acara Road Show tersebut. Pada awal acara, mereka dihibur boneka "Pak Bon" yang tampil menggelitik, diselingi edukasi tentang makanan sehat dengan kandungan serat tinggi.

Bebelac Gold juga mengajak agar para ibu dan anak mengikuti kompetisi digital activity di sosial media. Caranya adalah dengan cukup mengirimkan foto disertai penjelasan saat masa-masa perjuangan mengenalkan anak mengonsumsi asupan berserat dan juga susu Bebelac Gold. Lomba sendiri telah dibuka sejak 16 Januari hingga 12 Maret. Para pemenang akan diumumkan setelah 16 Maret 2020.

(cm)

(Fahmi Firdaus )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement