Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masker Pelindung Mulai Langka dan Mahal, Kemenkes : Ya Karena Hoaxnya Lebih Banyak

Pradita Ananda , Jurnalis-Selasa, 04 Februari 2020 |15:45 WIB
Masker Pelindung Mulai Langka dan Mahal, Kemenkes : Ya Karena Hoaxnya Lebih Banyak
Ilustrasi (Foto : Dede Kurniawan/Okezone)
A
A
A

dr wiendra

Beredar luasnya hoax-hoax yang tidak bisa dipertanggungjawabkan ini, membuat masyarakat awam menjadi cemas berlebihan dan dirundung rasa takut yang tidak perlu. dr Wiendra menambahkan, sehingga kondisi begitu langka dan mahalnya harga masker pelindung di pasaran terjadi karena ketakutan berlebihan dari masyarakat sendiri. Sebab sekarang, banyak dari masyarakat yang merasa bahwa masker pelindung adalah salah satu kebutuhan dasar.

“Yang bikin langka dan mahal itu ya kita sendiri, karena kita merasa oh itu kebutuhan dasar. Padahal kebutuhan yang mendasar itu makan makanan yang bergizi seimbang, istirahat cukup, kalau sakit ya periksa ke fasilitas kesehatan, cukup kan itu,” imbuhnya.

Terakhir, dr Windra menyebutkan sebetulnya jika kondisi tubuh memang fit alias tidak sakit. Mengenakan alat pelindung diri, contohnya masker pelindung ini bukanlah sesuatu yang wajib dilakukan.

“Kalau sakit, kalau batuk yang pakai masker. Kalau merasa udara tercemar terus pakai, ya enggak apa-apa sebagai proteksi. Tetapi kalau enggak sakit, ya enggak perlu lah,” tutup dr Windra.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement