Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Suka Duka Martini 27 Tahun Geluti Profesi Guru Tari Jawa

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 03 Februari 2020 |19:15 WIB
Suka Duka Martini 27 Tahun Geluti Profesi Guru Tari Jawa
Martini, penari Jawa asal Solo. (Foto: Baim/Okezone)
A
A
A

Selain bangga karena telah mengubah psikologis seseorang, Martini pun merasa bangga dengan dirinya sendiri. Ketika tahu bahwa muridnya yang tidak pernah menari sebelumnya, akhirnya dapat menari dan kehidupannya pun ikut berubah.

Ilmu ini ternyata ia dapati dari guru-gurunya. Masih menempel di ingatan Martini bahwa gurunya pernah berpesan supaya bisa menjadi guru yang 'ngemong' atau merangkul murid. Selain itu, guru yang baik adalah yang mampu mengubah muridnya untuk tidak merasa dirinya paling hebat atau sombong.

"Bisa mengajarkan seseorang dari nol sampai bisa mengubah seseorang menjadi yang lebih baik karena memahami dengan betul makna kehidupan yang terkandung dari tari Jawa adalah hal yang membuat saya bangga dan ini jauh lebih berarti dari apapun," terangnya dengan nada sedikit bergetar.

Karena itu semua, Martini mengaku bahwa dirinya pernah didatangi salah seorang murid dan ia sampai bersujud mengucap terima kasih. Ini terjadi karena dirinya dianggap bukan sekadar guru tari, tapi guru kehidupan.

Meski begitu, ada saja beberapa muridnya yang tak tahu berterima kasih. Jadi, setelah si murid sudah mahir menari dan tampil di suatu acara, Martini dilupakan begitu saja. Hanya 2M yang ia dapati; "Makasih Mbak". 

Namun, hal itu tak pernah menjadi halangan baginya. Sebab, ia percaya bahwa Tuhan sudah menempatkan rezeki di tempat lain. Lebih dari itu, Tuhan sudah memberikan nikmat yang jauh lebih besar dari sekadar materi.

"Saya sadar sekali bahwa nikmat sehat dan ilmu yang Tuhan beri ke saya adalah rezeki yang tak pernah dapat saya dustakan. Saya lebih bersyukur dengan nikmat ini," ucap Martini dengan mata berkaca-kaca.

Musik Jawa terus melantun sampai obrolan ini mesti berhenti karena Martini harus kembali mengajar. Ia menyudahi sesi curhat dengan melempar senyum lebar dan pancaran mata yang begitu tulus ia berikan sembari membenarkan gerakan tangan muridnya.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement