
“Mencipta kebaya dengan mengambil nama pengantin perempuan sebagai dasar berpijak perancangan kebaya. Kali ini kami menciptakan kebaya inspirasi model Kutubaru dengan bustier kristal dan angkin (kain di pinggang) kain jumputan merah,” kata Didiet Maulana melalui akun Instagram pribadinya.
Tidak hanya bagian depannya saja, salah satu desainer busana Indonesia tersebut, juga memberikan sentuhan pada bagian belakang kebaya. Didiet Maulana sengaja memberikan kesan yang lebih mewah dan elegan.
“Saya mengambil inspirasi buketan atau rangkaian bunga, untuk menghiasi bagian punggung Isyana ini. Inspirasi buketan dari bordiran halus juga ditampilkan di bagian aksen pundak yang kemudian diberi aksen untaian kristal,: tambah Didiet Maulana.
Aksen pundak ini pun terinspirasi oleh “Ageman Pesiar”, yang biasa dipakai oleh para putri Keraton Yogyakarta, apabila ingin mengunjungi daerah luar istana. Cantik banget ya Isyana Sarasvati. Happy Wedding!
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.