Tabuh Ayuning memaparkan keanggunan, kecantikan, dan aura keramahan yang dipancarkan oleh perempuan Bali yang menarik dan mengundang kekaguman laki-laki. Tabuh Cakup Lima mencerminkan rasa damai yang terpancar dengan mencakupkan tangan baik di ubun-ubun (berdoa) ataupun di dada sebagai bentuk salam.
Meluasnya perkembangan gamelan ini tidak terlepas dari penyebaran dan interaksi anak-anak muda yang juga mempopulerkannya pada media sosial. Pemerhati dan penggiat gamelan pesel telah mengunggah gamelan ini melalui jejaring video dan audio.
Pelatih gamelan dan pemimpin sanggar Sri Wijaya Puri Agung Jrokota Denpasar, Drs. Anak Agung Ngurah Gede Marjaya mengatakan, perkembangan gamelan pesel sangat menggembirakan.
"Masyarakat sudah mulai mencintai dan mempelajari terutama generasi muda, kedepannya pasti akan banyak yang menyukai termasuk juga di kalangan kaum muda perempuan," tuturnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.