Ketua Harian Perayaan Imlek 2571 dan Festival Capgome 2020 Singkawang, Tjhai Leonardi mengatakan, Pagoda Raksasa yang perdana dibuat pada tahun ini memiliki filosofi tersendiri.
"Ada satu ikon yang berbeda, yakni Pagoda Raksasa. Ada filosofinya, yakni tahun 2020 maka tingginya 20,20 meter. Puncak tertinggi pagoda ini adalah bendera merah putih. Bahwa budaya Imlek Capgome untuk menghargai, dan NKRI harga mati," ujarnya.
Menurutnya, perayaan pada tahun Tikus Logam ini banyak yang berbeda. Bahkan, memecahkan rekor atau tercatat dalam MURI.
"Panitia membuat acara yang sangat berbeda dari tahun sebelumnya. Dari hiasan kota saja, sudah berbeda. Lampion lonjong dan besar serta didatangkan dari luar untuk menghiasi sepanjang jalan protokol. Ini menandakan suatu perubahan," ucapnya.
Bagaimana, apakah Anda tertarik mengunjungi Kota Singkawang? Tenang, suasana ini masih akan berlangsung hingga Capgome nanti. Yakni hari ke-15 setelah Imlek. Banyak seni budaya yang bakal disuguhkan ke warga. Ada Pawai Lampion, Naga, Tatung dan atraksi serta penampilan multi etnis.
(Muhammad Saifullah )