Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nyeri Ulu Hati Tidak Selalu Maag, Ini Penyakit Lain yang Harus Diwaspadai!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 20 Januari 2020 |22:12 WIB
Nyeri Ulu Hati Tidak Selalu Maag, Ini Penyakit Lain yang Harus Diwaspadai!
Ilustrasi sakit peru t(foto: Bustle)
A
A
A

Kenapa seseorang bisa terkena batu empedu?

Kasus penyakit batu empedu lebih banyak dialami perempuan dibanding laki-laki. Tidak hanya itu, mereka yang berisiko masalah ini adalah orang berusia di atas 40 tahun.

Di Amerika Serikat, sambung dr Ari, 25 persen perempuan berusia 60 tahun mengalami masalah batu empedu dan ketika mereka berusia di atas 70 tahun, masalah ini meningkat menjadi 50 persen penderitanya.

Tidak hanya jenis kelamin dan usia, masalah ini juga berisiko untuk mereka yang obesitas, diabetes mellitus, pasien dengan sindrom metabolik, kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) yang rendah, trigliserida yang tinggi, tekanan darah tinggi, dan kadar gula tubuh yang tinggi.

Selain itu, riwayat keluarga dengan kandung empedu, diet tinggi lemak dan tinggi kolesterol serta rendah serat juga berisiko masalah itu. Belum selesia, mereka yang mengalami penurunan berat badan ekstrem pun berisiko terbentuk batu di dalam kantung empedu.

"Bagi pasien yang sudah dioperasi kandung empedunya juga tetap harus menjaga makan karena bisa saja pasir dan batu pada saluran empedu terbentuk, walau kandung empedunya sudah diangkat," pungkasnya.

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement