Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kedok Keraton Agung Sejagat Mirip Kasus Investasi Bodong

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 17 Januari 2020 |13:30 WIB
Kedok Keraton Agung Sejagat Mirip Kasus Investasi Bodong
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Bicara mengenai kepercayaan, sambung Iva, dalam melihat aspek platform economic digital or online, Raja dan Ratu Kerajaan Agung Sejagat Purworejo itu melihat kesempatan kepercayaan masyarakat setempat terhadap leluhur. Pelaku merasa bahwa kultur lingkungan tersebut dapat dimanfaatkan.

Makanya, Iva juga cukup yakin bahwa Raja dan Ratu Sejagat Purworejo itu sebelumnya melakukan survei. Bisa dibilang juga melakukan riset kecil-kecilan untuk mengenal kultur di sana seperti apa. Sebab, mereka tahu dan juga nekat mengajak investasi.

"Pada akhirnya, Raja dan Ratu Sejagat Purworejo kerajaan halusinasi hanya ingin mengeruk keuntungan dari para korban, dengan mengandalkan kepercayaan yang begitu kuat dimiliki warga sekitar kerajaan. Ujung-ujungnya mau meras para korban tapi dikemas dengan bumbu budaya," tegasnya.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement