Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Para Penghisap Vape, Kenali Gejala Evali Sebelum Terlambat

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Jum'at, 17 Januari 2020 |22:32 WIB
Para Penghisap Vape, Kenali Gejala Evali Sebelum Terlambat
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

"Selain itu, yang harus menjadi perhatian masyarakat bahwa dampak dari rokok elektronik selain evali, sudah banyak bermunculan di Indonesia. Misalnya peningkatan terjadinya asma hingga gejala-gejala ISPA yang semuanya sudah dijelaskan oleh jurnal-jurnal internasional," ungkap Agus.

Sementara kaitan antara rokok elektronik dengan penyakit kanker sendiri masih dalam penelitian lebih lanjut. Namun, sejumlah penelitian berhasil membuktikan bahwa tikus yang terpapar kandungan rokok elektronik memiliki risiko kanker lebih tinggi.

"Vaping itu kan baru 6 tahun boomingnya. Jadi memang harus ada penelitian lagi, karena rokok konvesional sendiri butuh waktu sekitar 15 tahun untuk menginduksi jadi kanker," tandasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement