Menurut laporan CDC (Centers for Disease Control and Prevention), Evali bisa ditandai dari sejumlah gejala. Mulai dari kesulitan bernapas hingga gagal napas. Gejala ini muncul akibat proses induksi yang dipicu penggunaan rokok elektronik sebelumnya.
Dalam arti lain, sang pasien memiliki riwayat rokok elektronik. Gejala selanjutnya terbilang unik, karena tidak ditandai adanya infeksi. Itulah yang menyebabkan kasus Evali di Amerika Serikat mencapai ratusan, dengan sekitar 50 orang korban meninggal dunia.

"Sekarang kita butuh warning ini untuk menginformasikan kepada masyarakat, masa kita harus tunggu dulu sampai ada korban. Karena secara teori sudah jelas kandungan dan risikonya," katanya.