Maka dari itu, untuk mencegah dan meminimalisir risiko pneumonia pada anak, Mayung mengimbau agar setiap orangtua menghentikan kebiasan merokoknya.

"Mau tidak mau ya orangtuanya harus berhenti merokok. Karena pajanan asap rokok itu ada tiga layer. Pertama perokok aktif kalau dia hirup asap dia yang kena sendiri. Tapi ketika dia menghembuskan asap rokok, itu tercipta pajanan kedua dan ketiga. Istilahnya secondhand exposure," tegas dr. Mayung.