Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Relawan Pendamping Melihat Kehidupan Anak Penyintas Kanker

Pradita Ananda , Jurnalis-Sabtu, 11 Januari 2020 |13:04 WIB
Cerita Relawan Pendamping Melihat Kehidupan Anak Penyintas Kanker
Pengalaman berharga menjadi pendamping anak penyintas kanker (Foto: Viness)
A
A
A

Viness menuturkan, dengan jadwal kunjungan yang dibebaskan, ia saat itu mengaku jarang bertemu para relawan lainnya.

“Dari pengurusnya dibebaskan sesuai dengan waktu luang kita saja sebagai relawan. Waktu itu sih pilih seminggu dua kali, tiap Rabu dan Jumat sekitar jam 2. Setiap ke sana, jarang ketemu dengan para volunteer lain, ” ujar Viness saat dihubungi melalui pesan pendek belum lama ini.

Walau hanya sempat berkunjung sebanyak empat kali, Viness mengaku di waktu yang singkat itu ia mendapatkan pengalaman yang berharga. Mulai dari menonton video dokumenter yang berisi tayangan tentang anak-anak yang menderita kanker, bermain aneka permainan dengan anak –anak, menjadi pendengar curahan hati dari orangtua pasien, hingga melihat langsung satu anak yang salah satu matanya harus diperban karena menderita Retinoblastoma.

 Penyintas kanker

Melihat anak kecil yang matanya sampai harus diperban inilah, yang diakui Viness menjadi pengalaman paling berkesan baginya. “Dari empat kali kunjungan itu, paling berkesan yang kedua itu. Rasanya enggak sanggup ngebayangin pas perban itu dibuka,” imbuhnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement