Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Saksi Hidup Tsunami Aceh 2004, Diingatkan Taubat Sebelum Diterjang Gelombang

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 26 Desember 2019 |20:13 WIB
Cerita Saksi Hidup Tsunami Aceh 2004, Diingatkan Taubat Sebelum Diterjang Gelombang
Cerita saksi hidup Tsunami Aceh 2004 (Foto : Sukardi/Okezone)
A
A
A

Saat berada di atas kasur, Al menjelaskan kalau dirinya telanjang bulat. Ia tak tahu bagaimana pakaiannya bisa lepas, tapi ia juga melihat mayat yang mengapung pun tak mengenakan pakaian sama sekali. Jadi, saat tahu dirinya tak berbusana, Al biasa saja.

Perlahan, air surut dan ia pun selamat dari hantaman gelombang tersebut. Tubuhnya terdampar di suatu tempat dan ia berjalan kaki ke suatu perkampungan dengan telanjang bulat. Setelah ada warga yang selamat dan melihat Al yang tak mengenakan pakaian, Al pun diberikan sarung.

"Setelah itu, saya harus mengungsi selama seminggu," pungkasnya.

saksi hidup

Terkait dengan keluarga yang masih tersisa, Al menjelaskan bahwa di dalam keluarganya yang tak ditemukan jenazahnya adalah ibu dan adik perempuannya. Ya, sosok yang sebelum tsunami Aceh terjadi, orang yang diajak berkomunikasi oleh Al.

"Yang selamat itu aku, ayahku, dan adik laki-lakiku. Tapi, ibu dan adik perempuanku tak ditemukan jenazahnya," ungkap Al mengharu biru. (hel) 

(Helmi Ade Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement