Di tengah upaya penyelamatan penumpang dari berbagai sisi, yang dipandu oleh para awak kabin. Rekan Neerja, pramugari Sunshine Vesuwala melihat langsung bagaimana salah seorang teroris tersebut menangkap Neerja dan meletakkan senjata api tepat di kepala Neerja.
Begitu pula kesaksian Dr Kishore, ia mengaku masih jelas di ingatannya bagaimana Neerja dibunuh tepatnya ditembak oleh sang teroris di dalam pesawat.
“Aku melihat langsung Neerja ditembak, ia ditembak langsung di kepalanya. Duduk di barisan kursi ke enam dari depan, aku melihat Neerja di detik-detik terakhir hidupnya,” tambahnya.
Aksi heroik Neerja memang patut untuk diberi penghargaan dan tentunya juga untuk selalu dikenang. Padahal, kala itu diketahui dari sang Ayah, sebetulnya Neerja bisa saja menyelamatkan dirinya sendiri sehingga bisa selamat dari para teroris.

“Ketika ia membuka pintu darurat, sebenarnya Neerja bisa saja jadi orang pertama yang meluncur turun dari pesawat. Tapi ia adalah ‘kapten’ yang percaya bahwa ia harus menjadi orang terakhir yang keluar dari pesawat itu, hidup atau mati,” tutur Harish.
Berkat keberanian dan aksi heroiknya menyelamatkan ratusan penumpang, Neerja adalah satu-satunya awak kabin, satu-satunya pramugari yang mendapatkan penghargaan keberanian anumerta dari dua negara, yakni India dan Pakistan.
Aksi heroik Neerja ini juga lekang tak dimakan waktu, sebab diabadikan dalam bentuk film, berjudul ‘Neerja’ yang dirilis pada 2016 lalu, dibintangi oleh aktris Sonaam Kapoor sebagai Neerja. Demikian seperti diwarta Bbc dan Indiatoday, Minggu (15/12/2019).
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.