Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Salah Tiru Gaya Hidup Orang Luar Negeri, Prevalensi Penyakit Kritis di Masyarakat Bertambah

Tiara Putri , Jurnalis-Rabu, 11 Desember 2019 |20:18 WIB
Salah Tiru Gaya Hidup Orang Luar Negeri, Prevalensi Penyakit Kritis di Masyarakat Bertambah
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Ia menekankan, penyakit kritis menyebabkan multi effect. Tak hanya ke pasien tapi juga keluarganya. Ambil contoh biaya pengobatan pasien kanker yang sangat tinggi.

Biaya yang dikeluarkan oleh pasien umum untuk pengobatan, radioterapi, kemoterapi, dan sebagainya bisa mencapai minimal Rp200 juta. Apabila pasien tidak mampu, biaya pengobatan tentu menjadi beban.

"Contoh dulu di Makassar saya pernah tahu ada pasien yang didiagnosis terkena kanker nasofaring. Lalu dia mengumpulkan semua keluarga dan bertemu dengan dokter. Mereka bertanya soal harapan hidup dan biaya yang harus dikeluarkan," ujar dr Rizal.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement