"Pertumbuhan sangat bagus bisa dilihat dari tahun 2017, ada sekira 8 ribu agodaHomes yang tercatat. Sekarang jumlahnya sudah mencapai 19 ribu. Ini menandakan pertambahan jumlah homestay 2 kali lipat dalam waktu dua tahun," ujar Gede Gunawan selaku Country Director Indonesia Agoda.

Ditemui Okezone di sela-sela Press Tour ke Bandung, Selasa-Rabu, 26-27 November 2019, Gede mengatakan ada beberapa alasan yang membuat banyak pelaku industri wisata yang berminat menyediakan layanan homestay. Salah satunya karena membangun ekonomi kecil. Dengan memiliki unit yang sedikit, mereka tetap dapat mendapat keuntungan.
"Walaupun mereka hanya memiliki satu atau dua unit tidak masalah. Mereka tidak harus memiliki 200 kamar agar bisa menyewakan kepada wisatawan. Dua unit saja sudah bisa menghasilkan, ini sangat membantu pertumbuhan ekonomi," ucap pria yang akrab disapa Gunawan itu.