Pada kesempatan ini Prof. Faisal pun memperlihatkan grafik yang menunjukkan tingkat harapan hidup seseorang yang mengalami PPOK. Pada kondisi normal seseorang akan mengalami faal paru secara perlahan dalam kurun waktu yang lama.
“Lain ceritanya dengan orang yang mengalami PPOK, faal parunya akan menukik dengan tajam hingga angka harapan hidup seseorang menurun secara drastis. Kondisi ini akan semakin parah bagi para perokok yang tidak dapat menghentikan kebiasaannya merokok,” lanjutnya.

Biasanya PPOK akan mulai menunjukkan gejalanya apabila kondisi faal paru mencapai angka 60. Gejalanya menyerupai asma, namun masa penyembuhannya lebih lama dan membutuhkan perawatan seumur hidup. Tentunya jika tidak ditanggulangi sejak dini, PPOK bisa memberikan beban ekonomi bagi penderitanya.
“Kalau di Amerika PPOK beban ekonominya tinggi sekali. Kalau asma kan bisa sembuh dalam tempo 2-5 hari saja. Kalau PPOK bisa 2-3 bulan belum sembuh-sembuh. Memang belum ada jumlah pasti berapa ongkos pengobatan PPOK. Tapi satu macam obat saja ada yang harganya sampai sejuta untuk sebulan,” terangnya.