Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Bisa Sembuh, Penyakit Paru Obstruktif Kronis Intai Perokok di Usia 40 Tahun

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Rabu, 27 November 2019 |08:00 WIB
Tak Bisa Sembuh, Penyakit Paru Obstruktif Kronis Intai Perokok di Usia 40 Tahun
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

Pada kesempatan ini Prof. Faisal pun memperlihatkan grafik yang menunjukkan tingkat harapan hidup seseorang yang mengalami PPOK. Pada kondisi normal seseorang akan mengalami faal paru secara perlahan dalam kurun waktu yang lama.

“Lain ceritanya dengan orang yang mengalami PPOK, faal parunya akan menukik dengan tajam hingga angka harapan hidup seseorang menurun secara drastis. Kondisi ini akan semakin parah bagi para perokok yang tidak dapat menghentikan kebiasaannya merokok,” lanjutnya.

sesak napas

Biasanya PPOK akan mulai menunjukkan gejalanya apabila kondisi faal paru mencapai angka 60. Gejalanya menyerupai asma, namun masa penyembuhannya lebih lama dan membutuhkan perawatan seumur hidup. Tentunya jika tidak ditanggulangi sejak dini, PPOK bisa memberikan beban ekonomi bagi penderitanya.

“Kalau di Amerika PPOK beban ekonominya tinggi sekali. Kalau asma kan bisa sembuh dalam tempo 2-5 hari saja. Kalau PPOK bisa 2-3 bulan belum sembuh-sembuh. Memang belum ada jumlah pasti berapa ongkos pengobatan PPOK. Tapi satu macam obat saja ada yang harganya sampai sejuta untuk sebulan,” terangnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement