Menurut penduduk Wanaka, ia dan rekannya yang bernama Sharn sering membawa ketiga anak mereka untuk berburu sekira lima hingga delapan kali sebulan untuk mendapatkan makanan. Ikatan keluarga dan hutan belantara benar-benar memicu imajinasi mereka.

“Saya suka bahwa kita dapat mengajari anak-anak kita cara berburu makanan mereka sendiri. Anak-anak suka petualangan,” tambahnya.
Jaine sendiri mengaku kerap mengeluarkan isis perut, kulit dan membersihkan hewan-hewan sebelum memotongnya dan membekukan bagian-bagiannya. Ia kabarnya dapat menghemat pengeluaran sebesar USD192 atau setara Rp2,7 juta dengan berburu binatang untuk diambil dagingnya.
(Utami Evi Riyani)