Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Niat Sajikan Daging Organik untuk Keluarga, Wanita Ini Dapat Ancaman Pembunuhan

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Selasa, 19 November 2019 |17:31 WIB
Niat Sajikan Daging Organik untuk Keluarga, Wanita Ini Dapat Ancaman Pembunuhan
Berburu hewan (Foto: hunting_lucyjaine/Instagram)
A
A
A

SEORANG ibu di Selandia Baru, bernama Lucy Rose Jaine kabarnya mendapat ancaman kematian akibat unggahan fotonya di media sosial dengan beberapa hewan mati. Kabarnya ia kerap berburu dengan menyediakan daging organik untuk bahan makanan keluarganya.

Kabarnya wanita berusia 29 tahun tersebut menentang untuk mengonsumsi makanan yang berasal dari peternakan. Ia pun lebih memilih untuk berburu binatang liar seperti babi hutan, rusa maupun walabi untuk memastikan seumber daging organiknya.

 Perempuan dan hewan

“Saya benci dengan peternakan, jadi berburu daging liar sangat ideal. Ini gratis, menyenangkan dan membantu para petani,” terang Jaine, sebagaimana dilansir New York Post, Selasa (19/11/2019).

Dalam akun Instagram-nya @hunting_lucyjaine, wanita cantik ini kerap berpakaian minim sambil memegang binatang liar yang telah mati untuk memamerkan kebiasaannya. Namun unggahan tersebut telah dikritik oleh para netizen karena mengunggah foto bangkai hewan adalah sesuatu hal yang sakit, mengerikan dan psikotik.

 Perempuan dan hewan

“Alasan menyedihkan bagi manusia,” tulis seorang netizen.

“Semoga suatu hari dia akan menjadi orang yang terbunu7h dan itu akan menjadi pembunuhan yang baik,” tulis netizen lainnya.

 Perempuan dan hewan

Melihat kritikan tersebut, Jaine sendiri mengaku bahwa dirinya tidak menanggapi berbagai komentar negatif terhadap dirinya. Bahkan apabila komentar tersebut datang dan mengancam kehidupannya.

“Saya memiliki beberapa ancaman kematian dari orang-orang yang tidak memiliki pengalaman berburu. Atau mungkin mereka menentang kekejaman terhadap binatang,” lanjutnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement