Keris Kyai Carubuk

Benda pusaka peninggalan Sunan Kalijaga lainnya adalah keris Kyai Carubuk. Keris berlekuk 17 itu dibuat oleh sahabatnya yang bernama Empu Supa Mandagri, seorang pandai besi kenamaan dari Kerajaan Majapahit. Saat pembuatan keris, menurut cerita Sunan Kalijaga hanya mengirimkan bahan mentah berupa besi seukuran biji salak. Dengan keahlian dan kekuatan kanuragan yang dimiliki Empu Supa Mandagri, keris berhasil terbuat. Keris tersebut ditempa dengan bara dari sumber api abadi Mrapen di Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Uniknya, keris Kyai Carubuk dibuat bukan dengan alat pemukul melainkan hanya ditekan menggunakan jari tangan.
Tongkat Kalimasada
Selanjutnya, Sunan Kalijaga memiliki tongkat yang selalu setia menemani setiap pengembaraannya. Tongkat berwarna hitam itu diberi nama Kalimasada dan menjadi salah satu peninggalan benda pusaka. Konon dari tongkat terjadi banyak peristiwa di luar nalar. Sebut saja terciptanya mata udara atau terlepasnya api dari dalam tanah setelah ditancapkan ke bumi.