Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Legenda Setan Budeg di Perlintasan Kereta, Seperti Apa Sih?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 14 November 2019 |05:37 WIB
Legenda Setan Budeg di Perlintasan Kereta, Seperti Apa <i>Sih</i>?
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Berawal dari sebab tidak merasa terima harus tewas menjadi korban kecelakaan kereta api, lalu setan-setan budeg ini pun menganggu manusia alias orang-orang yang melintasi rel kereta api. Furi mengungkapkan, dalam memilih korbannya, setan budeg tidak pilih kasih.

Wanita, laki-laki, orang dewasa, orang tua, semua korban dipilih bebas. Dengan catatan, orang yang sedang melintasi rel kereta api tersebut dalam keadaan setengah sadar, melamun, dan pikirannya sedang tidak fokus. Baik itu ketika melintas di siang hari bolong ataupun malam hari yang gelap.

Furi mengungkapkan, dalam memilih korbannya, setan budeg tidak pilih kasih.

“Mereka cenderung menganggu orang-orang yang melintasi rel, yakni orang yang dalam keadaan setengah sadar, lagi ngelamun, pikirannya enggak fokus. Atau bisa juga orang yang terlalu fokus pada ponsel jadi enggak aware lingkungan sekitar," jelas dia.

"Cara ganggunya ya menutup telinga orang-orang yang ia pilih jadi korban. Akhirnya cenderung enggak kedengaran itu peringatan dari rambu dan juga petugas pada saat ada kereta api melintas. Nah itulah namanya setan budeg,” imbuhnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement