Di video tersebut, bisa dilihat kalau bangku penumpang pesawat sedang dirapikan karena beberapa barang tumpah keluar dan mengotori pesawat. Kemudian, kamera diarahkan ke dalam isi tas yang ternyata tempat barang yang meledak.
Saat isi tas diperlihatkan, Anda juga bisa lihat di sana ada asap yang mengepul keluar. Itu menandakan kalau kejadian meledaknya ponsel belum lama terjadi setelah rekaman ini dilakukan.
Pramugari yang bertugas untuk memadamkan api pun menyemprotkan isi dari tabung pemadam yang tersedia di dalam pesawat. Suasana saat itu sangat riuh dan beberapa penumpang yang berada di sekitar tempat kejadian pun diberi masker untuk menghadang asap supaya tidak terhirup.
Saat naik pesawat, HP sebaiknya dimatikan (atau mode pesawat ✈). HP yg aktif akan terus mencari sinyal sehingga menyebabkan baterai HP menjadi panas & rentan meledak. Sayangnya, ini tak pernah dijelaskan awak pesawat. Adanya cuma melarang saja.🙏 @kemenhub151 @BNPB_Indonesia pic.twitter.com/w1l8UQW1BV
— adit andito (@anditoaja) October 30, 2019
Video ini sudah ditonton sebanyak 141,3 ribu kali di media sosial. Tidak bisa dipastikan juga berapa kerugian yang dialami.
Tapi, tahukah Anda kalau yang sebenarnya meledak bukanlah ponsel melainkan powerbank. Ya, itu juga diterangkan si netizen di unggahan berikutnya.
Di sana ia menerangkan kalau video ini merupakan insiden meledaknya powerbank yang terjadi di pesawat Royal Brunei Darussalam rute Hongkong - Bandar Sri Begawan dengan nomor penerbangan 1636 pada 3 Januari 2019. Bukan ledakan ponsel.