Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penderita Hipertensi Tak Boleh Lengah, Tekanan Darah Normal Bukan Berarti Sudah Sehat

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 18 Oktober 2019 |07:35 WIB
Penderita Hipertensi Tak Boleh Lengah, Tekanan Darah Normal Bukan Berarti Sudah Sehat
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PENYAKIT darah tinggi atau hipertensi kerap dianggap remeh oleh masyarakat Indonesia. Padahal, jika tidak terkontrol dengan baik akan menimbulkan berbagai penyakit mematikan, salah satunya adalah penyakit ginjal kronik (PGK).

Hipertensi sering muncul tanpa disertai gejala pada penderitanya. Namun penyakit yang dikenal sebagai silent killer ini bisa secara diam-diam menyebabkan gagal organ yang biasanya menyerang ginjal.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Tunggul D. Situmorang, Sp.PD-KGH mengatakan, hipertensi memang sangat terkait dengan penyakit gagal ginjal. Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah ke seluruh tubuh, termasuk pembuluh darah ginjal menjadi menebal dan kaku.

Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah ke seluruh tubuh, termasuk pembuluh darah

“Kondisi pembuluh darah yang menebal dan kaku menyebabkan suplai darah ke organ-organ penting menjadi berkurang, termasuk ginjal," terang dr. Tunggul.

Selain mengacaukan pembuluh darah ke ginjal, hipertensi juga dapat merusak nephron sebuah penyaring kecil pada ginjal. Akibatnya, proses penyaringan dan pembuangan racun pada ginjal menjadi terganggu. Semakin lama dibiarkan, racun dan cairan dalam darah akan menumpuk dan membuat tekanan darah semakin tinggi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement