Dalam mimpi tersebut, dirinya sempat merasa aneh. Sebab sang OB menawarkan minum, namun posisinya membelakangi Mario. Dilanda penasaran, ia pun memutuskan untuk berjalan ke arah OB tersebut.
"Tiba-tiba pas dia balik badan, wajahnya rata. Enggak ada mata, bibir, hidung, semuanya deh. Melihat itu saya langsung mencoba lari tapi di dalam mimpi," ujar Mario.
Dalam keadaan setengah sadar, ia berusaha untuk membuka mata karena tahu usaha untuk menghindar dari makhluk tak berwajah itu hanya mimpi. Sayangnya ia tak berhasil untuk bangun.

"Saya kayak orang rep-repan, ketindihan. Tapi pada akhirnya bisa bangun juga sih. Langsung keringetan dan hanya bisa duduk merenung mengingat mimpi," kata Mario.