Beberapa wanita kerap menganggap pil KB menjadi salah satu hal yang tabu dan kerap diabaikan. Hasilnya banyak orangtua yang memiliki anak dengan jarak kehamilan yang terlalu dekat.
Tentunya jarak kehamilan yang terlalu dekat dapat menyebabkan organ reproduksi seorang wanita belum bisa berjalan dengan normal. Selain itu jarak terlalu dekat juga membuat sang anak kurang mendapat kasih sayang, karena fokus dengan anak kedua. Sebenarnya hal semacam ini bisa dipecahkan dengan penggunaan pil KB.
Konon kontrasepsi sudah ada sejak zaman Nabi Adam untuk mencegah kehamilan. Hal ini diungkapkan oleh Dokter Spesialis Kandungan, dr. Boy Abidin SpOG (K).

“Kontrasepsi konon sudah ada sejak zaman Nabi Adam untuk mencegah kehamilan. Saat ini kontrasepsi telah berkembang menjadi modern contohnya perkembangan kondom yang ada rasanya, geriginya, aromanya dan lain-lain,” ucap dr. Boy, dalam acara Hari Kontrasepsi Sedunia, Kamis 26 September 2019.
Lebih lanjut dr. Boy mengatakan ada tiga fase yang bisa digunakan oleh pasangan untuk menunda kehamilan, salah satunya dengan minum pil KB. Fase tersebut meliputi fase menunda, fase menjarangkan dan fase tidak hamil lagi. Semua fase memiliki kontrasepsi yang berbeda satu sama lainnya.