"Jumlah puskesmas di seluruh Indonesia saat ini mencapai 9 ribu sekian, tapi baru 30% yang terpenuhi (ada apoteker). Begitu juga dengan rumah sakit yang biasanya jumlah apoteker tergantung bed. Di rumah sakit besar butuh 11-12 orang apoteker, tapi kadang masih kurang," ujar Dettie saat ditemui Okezone dalam sebuah acara di Jakarta baru-baru ini.

Dijelaskan olehnya, ada banyak faktor yang membuat jumlah tenaga apoteker sekarang ini masih kurang. Salah satunya adalah mereka yang lulus dari sekolah kefarmasian memilih menjadi entrepreneur sehingga memiliki perusahaan sendiri atau bekerja di bidang lain. Dettie menambahkan, sebanyak 70-80 persen apoteker berjenis kelamin perempuan yang terkadang sulit mendapatkan izin bekerja ketika berkeluarga.