Para peneliti menemukan, memendam emosi meningkatkan risiko penumpukan plak yang merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular dan depresi. Hasil ini berdasarkan pernyataan peserta wanita mengenai seberapa sering mereka marah. Pencitraan USG juga digunakan untuk mengukur plak karotid.

"Hasil kami menunjukkan bahwa ekspresi sosial-emosional wanita mungkin relevan dengan kesehatan kardiovaskular mereka," kata Karen Jakubowski PhD, penulis utama penelitian dari Departemen Psikiatri Pittsburgh University.