JIKA pernah berkunjung ke Singapura, kamu pasti mengenal salah satu ikon negara ini, Patung Merlion. Tidak hanya di Asia, Patung Merlion juga terkenal di belahan bumi lain, seperti Eropa.
Patung ini menjadi lambang bagi negara Singapura, orang-orang biasa menyebutnya dengan patung berkepala singa. Bentuk perpaduan ikan dengan singa ini memang kerap dijadikan tempat para wisatawan berswa foto.
Sayangnya, patung ini akan segera dihancurkan untuk dijadikan proyek Sentosa Sensoryscape. Proyek ini, memiliki ukuran lima setengah kali luas lapangan sepak bola, atau sekira 30.000 meter persegi.
Nantinya, jalan raya akan dibuat dua tingkat, untuk menghubungkan Resorts World Sentosa (RWS) yang menghadap daratan dengan pantai-pantai di selatan, dan mengganti jalan setapak yang ada.
Melansir Asiaone, ada 6 hal yang perlu kamu ketahui tentang salah satu ikon Singapura yang paling terkenal ini. Apa saja itu, yuk disimak.

1. Mitos
Patung yang berbentuk singa dan tubuh ikan ini, Merlion telah dirancang pada tahun 1964 oleh ahli zoologi Inggris Alec Fraser-Brunner untuk dijadikan logo Singapore Tourist Promotion Board. Bentuk ikan di patung tersebut menggambarkan awal mula Singapura sebagai “desa nelayan”.
Sementara singa tersebut, merujuk pada Nila Utama. Pangeran Sriwijaya yang mengaku bernama pulau Singapura atau “kota singa” dalam bahasa sansekerta, karena melihat binatang tersebut. Meskipun, singa memang tidak asli dari wilayah tersebut.