Rokok elektrik atau vape disebut telah menyebabkan penyakit serius terkait paru-paru. Di Amerika Serikat, muncul hampir 400 kasus penyakit paru-paru serius terkait merokok menggunakan vape.
Mencegah kasus serupa semakin meningkat, New York menjadi negara bagian pertama yang segera melarang rokok elektrik beraroma.
Kantor kesehatan masyarakat negara bagian New York, menyetujui larangan itu atas rekomendasi kuat dari Gubernur Andrew Cuomo pada Selasa (17/9).

"Tidak bisa dipungkiri perusahaan vaping sengaja menggunakan rasa seperti permen karet, Captain Crunch, dan permen kapas untuk membuat anak-anak muda terpikat pada rokok elektrik," kata Cuomo dikutip dari VoA, Rabu (18/9/2019).
"Ini adalah krisis kesehatan masyarakat dan berakhir hari ini," lanjut Cuomo.
Larangan rokok elektrik beraroma akan segera diberlakukan di New York. Hanya rasa tembakau dan mentol yang bisa dijual.